Training Zimbra Hari 1: Sebuah Perjalanan Panjang

Hari ini, Senin 3 September 2018. Hari yang luar biasa untuk saya. Alhamdulillah, saya diberikan amanah untuk mengajar Inhouse Training kepada IT Staff di salah satu perusahaan provider TV satelit kondang di Indonesia.

Hari pertama ini sudah saya tunggu sejak lama, sudah dipersiapkan sejak beberapa minggu yang lalu. Memantapkan diri, untuk bisa berbicara layaknya trainer profesional.

Kebetulan perusahaan ini sudah menjadi klien Excellent sejak lama, saya pun sudah pernah berkunjung sebelum training ini dilaksanakan. Kantornya terletak di Jakarta Barat.

Jarak yang tidak terlalu jauh dari rumah, Bekasi – Jakarta Barat. Tapi, bukan hal yang mudah untuk mencapai ke lokasi tersebut. Pilihannya hanya ada 2. Naik bus, atau naik kereta.

Jika Naik bus, pilihan satu-satunya yang cepat adalah naik bus patas(cepat terbatas) 29 Mayasari Bhakti. Adanya di Tol Bekasi Barat Saja. Yang jadi masalah, bus nya ini sangat jarang. Kita beruntung jika bus datang cepat. Yang jadi masalah. Bus nya ini datang tidak menentu, bahkan tidak ada jadwalnya. Jadi sesuai mood supir aja mau datangnya kapan.

Yang kedua, naik commuter line dari Stasiun Bekasi atau Kranji. Yang jadi masalah, untuk sampai tujuan harus transit 2 kali untuk pindah ke jalur kereta. Di stasiun Manggarai, dan Duri. Ditambah, jalur yang dilewati bisa dibilang adalah jalur “neraka“.

Untuk transit ke Stasiun Duri harus melewati stasiun tersibuk di Jakarta. Stasiun Sudirman. Di mana orang sangat senang berhimpitan, setiap hari. terus berlanjut. Atau, jika tidak ingin berhimpitan harus mengambil jalur memutar yang cukup jauh. dari Jatinegara.

Pilihannya tidak ada yang enak, menurut saya. Tapi itu harus dilakukan. Mengemban tanggung jawab.

Akhirnya, saya dan senior saya, Mas Arif.  Berangkat dengan Bus. Janjian di Tol Barat. Saya datang lebih pagi dengan tujuan agar ada bis yang datang. Saya datang sekitar jam 06.40 di Tol Barat.

Kekhawatiran saya benar, bis gak kunjung datang. bis baru datang sekitar pukul 07.50. Saya harus menunggu sekitar 1 jam. Ditambah terik matahari yang mulai panas, sambil berdiri. Karena kursi di halte sudah penuh.

Beruntungnya, perjalanan agak lancar. Macet di cawang saja. Ke Jakarta Barat menempuh sekitar 1 jam lebih sedikit. Yang biasanya hampir 2 jam.

Saya dan mas arif langsung ke lobby untuk menukar kartu. Ternyata, saat ini banyak orang-orang yang sedang melamar kerja di perusahaan tersebut, menggunakan kemeja, dll. Sehingga ketika kami datang, kami dicurigai juga mau ikut melamar kerja. Interview, oleh satpam. Apes.

Akhirnya kami naik ke atas. Sekitar jam 09.30 an. Rencananya hendak memulai training langsung. Hanya saja beberapa peserta belum sampai kantor dan koneksi internetnya sedang tidak baik. Mati.

Training dimulai sekitar pukul 11.30. Waktu yang kurang baik untuk memulai acara. Tanggung, sangat tanggung. Karena menjelang waktu ishoma.

Akhirnya, kami memulai training sekitar pukul 11.30, namun hanya membahas perihal intro saja perihal sekitar 1 jam.

Pasca istirahat bahasannya adalah mengenai instalasi zimbra single server. Dikarenakan internet mati. Akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan server yang ada di cloud excellent.

Alhamdulillah, training hari itu berjalan lancar. Training selesai sekitar jam 5.30. Menjelang magrib.

Selepas shalat magrib, saya dan mas arif bergegas pulang. Pilihannya naik busway jurusan Bekasi Barat. Karena motor kami parkir di Giant Bekasi Barat.

Hari itu bisa dibilang apes. Kami naik busway dari halte Kedoya Green Garden. Sudah beberapa busway datang, namun penuhnya bukan main. Padahal, harapannya naik bus mungkin bisa lebih sepi dari kereta. Ternyata setiap kali bus datang, selalu penuh. Akhirnya kami memutuskan untuk keluar dan naik Ojol. Ke stasiun.

Terpaksa naik kereta. Yang jaraknya terasa lebih jauh. Belum lagi kereta yang selalu tertahan.

Sampai di stasiun bekasi sekitar jam 9. lanjut lagi naik ojol untuk ambil motor ke tol Bekasi Barat. Saya dan mas arif sudah merencanakan. Habis ambil motor cari makan malam. Menambal perut yang lapar.

Kami memutuskan untuk makan sate ayam/sop. Di belakang Giant Bekasi. Jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat parkir. Sambil menunggu makanan, saya dan mas arif mengobrol ngalor ngidul. Dan saya baru kepikiran. Saya gak pegang uang cash. Begitupun mas arif.

Ternyata gak ada yang pegang uang cash. apes. Makanan sudah di meja. Namun harus ada yang ambil uang cash. Saya putuskan untuk mencarinya. Gak ketemu, akhirnya masuk ke Giant, cari ATM. Barulah ketemu. Naik ke lt 3. Ternyata capek. Karena lari.

Apesnya lagi, saat saya balik. Sop yang dipesan sudah tidak panas. Serasa minum kuah kaldu dingin. Daripada lapar. Akhirnya saya makan.

Hari yang melelahkan, sekaligus luar biasa buat saya. Banyak kejadian aneh. Termasuk peserta yang …… wkwkk 😀

Besok akan terus berlanjut, selama 5 hari kedepan … Tapi, ceritanya akan beda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.