Jadi Trainer Lagi, Alhamdulillah!

Sudah lama sekali, sekitar September 2016. Training Security Hardening Email Server terakhir dilaksanakan. Waktu itu, saya yang diberikan amanah oleh PT. Excellent Infotama Kreasindo untuk menjadi trainer. Cakupan materi nya kurang lebih seputar keamanan email server dan cara meminimalisir spam menggunakan Untangle dan Mailborder.

Setelah itu, entah kemana training tersebut menghilang. Secara jadwal ada, entah sepi peminat atau promosinya yang kurang. Saya sendiri menyadari, saya gak terlalu peduli dengan hal itu karena jujur saja saya belum terlalu memahami Untangle itu apa, yang saya tahu Untangle adalah salah satu Appliance untuk antispam dan antivirus.

Ternyata, dugaan saya salah!

Setelah melihat kembali isi buku security hardening email server. Saya merasa kurang sreg, materi yang diberikan tidak terfokus karena menjelaskan 2 perangkat lunak yang berbeda. Isinya pun bisa dibilang alakadarnya. Akhirnya, ditengah briefing sekitaran bulan 2018 (saya lupa tepatnya) saya menghusulkan bagaimana modul security hardening dirombak habis. Dibagi dua, satu membahas mengenai Untangle, dan Proxmox Mail Gateway sebagai pengganti Mailborder.

Namun, wacana tetap wacana. Materi Untangle belum sama sekali saya pelajari hingga pertengahan maret 2018 (apalagi ditulis buku). Pak Boss dan Om Ahmad memberikan saya info kalau ada pembelian lisensi Untangle dari salah satu klien, dan mereka minta kalau bisa disertakan untuk pelatihan Untangle juga. Ketika saya tanya kliennya siapa, STMIK Bani Saleh!.

Alamakjang, saya ngajarin dosen saya sendiri. Kelihatannya gak lucu, rada impossible. Tapi yasudah, setelah dipikir juga jangan dijadikan hambatan, dijadikan motivasi.

Ya, motivasi. Ternyata sampai akhir Maret pun belum jadi, motivasi dari mana!

Dan pak boss akhirnya menyadarkan saya saat briefing. “Perjalanan beribu-ribu kilometer dimulai dari langkah pertama, kalau tidak melangkah, ya gak akan dimulai”.

Jleb. Oke hari itu juga saya memulai buat buku Untangle (saya lupa tanggal berapa, sekitar awal April 2018). Dimulai dengan oprek semua fitur yang ada di Untangle.

Dan ternyata, Untangle ini super!

Jadi, Untangle ini adalah Next Generation Firewall yang tugasnya menjaga dan mengontrol terhadap jaringan yang Anda kelola. Untangle disebut sebagai NGFW (Next Generation Firewall) karena ia tidak hanya melakukan scanning sampai layer 3 (Network), tetapi sampai layer 7 (Application).

Berbeda dengan firewall biasa yang hanya melakukan scanning berdasarkan port, source address, destination address, dll nya. Untangle memungkinkan kita dapat mengontrol trafik jaringan berdasarkan aplikasi. Sebagai contoh, jika pada firewall tradisional kita melakukan bloking terhadap facebook, maka secara otomatis kita tidak akan dapat mengakses facebook beserta aplikasi yang ada didalamnya.

Sehingga pengguna yang ingin menggunakan Facebook saja untuk keperluan sosial medianya tidak bisa. Nah, di Untangle ini kita dapat melakukan pembatasan terhadap facebook. Kita dapat memperbolehkan Facebook untuk pengguna, tapi kita dapat membatasi user tersebut tidak dapat menggunakan aplikasi yang ada pada Facebook, seperti game, chat, dll.

Itu baru salah satunya, lho!

Penyesalan memang datang belakangan, kalau duluan namanya rencana

Yang saya sesali, kenapa saya gak tahu dari dulu. Fitur ini sudah ada di Untangle sekitar tahun 2012 an, lha saya kemana aja? Oke daripada ngedumel, akhirnya saya mulai untuk ngoprek dan menuangkan beberapa hasil riset Untangle kedalam buku.

Ternyata, sampai pertengahan bulan, bukunya belum jadi. Baru setengah, sementara training akan diadakan seminggu lagi. Alhamdulillah, saya punya rekan-rekan dan GM yang baik (ngomong ini khilaf). Pekerjaan sehari-hari saya di take over oleh tim dan saya difokuskan untuk mengerjakan buku. Alhamdulillah, hari selasa ini tanggal 24 April 2018 dan keesokan harinya digunakan untuk Training. Deadline banget!

Namun, bukunya belum naik cetak karena harus melakukan revisi terlebih dahulu. Setidaknya untuk training besok, saya punya perlengkapan tempur walaupun masih versi print.

Demam Panggung

Saya termasuk tipikal orang yang suka bercanda kalau di Excellent. Gak bisa diam, sampai dibilang saya pakai dopping sama rekan setim. Tapi kalo soal presentasi di depan umum. Berubah 180 derajat. Yang tadinya gak bisa diem, jadi gak banyak omong dan grogian. Ya, mungkin belum terbiasa.

Selama 1 tahun training security hardening tidak dilaksanakan. Saya banyak menjadi asisten dibeberapa training lainnya, banyak sekali ilmu yang saya dapat. Beruntung sekali, saya bisa melihat gaya dari trainer-trainer hebat Excellent, pak boss, om ahmad, nugi.

Ketika hari H tiba, yang saya takutkan terjadi. Di awal-awal pembukaan training penjelasan saya terlalu cepat, sehingga membuat bingung peserta. Setelah break sekitar 15 menit, saya review sedikit dan mencoba untuk memperbaikinya sedikit demi sedikit.

Alhamdulillah, perlahan-lahan bisa diperbaiki dan butuh jam terbang lebih banyak lagi supaya terlatih.

Pada training ini pesertanya dari kampus saya sendiri, STMIK Bani Saleh dan pesertanya bapak dosen, Pak Subandri dan Pak Carli. Sampai hari terakhir, training berjalan lancar. Semua fitur yang ada pada Untangle kami kupas tuntas habis.

Beberapa revisi untuk buku pun menunggu, tugas saya adalah memastikan buku ini mengandung materi yang bagus dan bermanfaat bagi pembaca sebelum naik cetak. Walaupun saya sendiri menyadari masih banyak kekurangan pada buku ini. Yang pasti, saya tidak boleh merasa puas.

Hidup itu perbaikan, hidup kita milik kita, susah maupun senang kita juga yang menjalaninya
Excellent, 2017

Berikut beberapa tangkapan gambar saat dan sesudah training dilaksanakan.

Suasana Training
Kiri-Kanan : Saya, Pak Subandri, Pak Carli

Fotografer : Rizky Pratama, Choirrulloh.

Kalau tidak ada halangan, mudah-mudahan pekan depan bukunya siap naik cetak. Stay tune di lapak PT. Excellent Infotama Kreasindo ya :-). Dan jika berminat mengikuti training, silakan kontak ke training@excellent.co.id.

One thought on “Jadi Trainer Lagi, Alhamdulillah!

  1. assalamualikum mas, maaf saya ingin nanya, saya pengguna baru Untangle saya ingin mencoba fitur Application Control untuk blokir situs Instagram, tapi disini saya ingin block video player sama view image nya mas…tapi saya coba tetep gak bisa…itu knp ya mas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.